Upaya mencegah kenaikan Jumlah anak Stunting, ini yang dilakukan Pemdes Umaklaran
- Jul 08, 2026
- Katharina Ikun Leto
Rabu, 08 juli 2026 Pemerintah Desa Umaklaran menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting bertempat di Aula Kantor Desa Umaklaran. Kegiatan ini menghadirkan Kepala UPTD Puskesmas Haliwen atau yang mewakili sebagai narasumber, Pendamping Desa dan PLD Umaklaran, Para Kepala Dusun, RT, Kader, BUMDes, ibu hamil dan orang tua anak-anak stunting.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang sejak 1000 hari pertama kehidupan. Berdasarkan data UPTD Puskesmas Haliwen gambaran trend stunting, sebaran kasus stunting posyandu perjuni 2026, Posyandu taektoo sebanyak 7 anak, Posyandu Abatsali 7 Anak, Posyandu Fulanmonu 9 Anak, Posyandu weutu 3 anak, dan posyandu beitere 8 anak.Dengan demikian jumlah anak stunting di Desa Umaklaran sebanyak 34 anak.
Oleh Karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi seimbang dan mendorong kesadaran masyarakat (terutama ibu hamil dan orang tua) agar anak terhindar dari gangguan tumbuh kembang. Orang memiliki peran penting dalam kemamtau dan memastikan anak-anak tumbuh dengan sehat mulai dari waktu ibu hamil, melahirkan, menyusui maupun tumbuh kembangnya.
Agustinus M. Nai Bilis S.Sos (Kepala Desa Umaklaran) dalam sambutannya menekankan pentingnya sebagai orang tua dapat memastikan dan memberikan yang terbaik pada masa pertumbuhan anak-anak. Memperhatikan pola makan dan gizi makan yang dikonsumsi sejak dalam kandungan ibu hingga tumbuh dewasa. Selain itu, sebagai orang tua harus mengusahakan dan menciptakan keluarga yang berkualitas dengan mengupayakan sarana dan prasana dasar seperti air bersih, fasilitas kesehatan, sanitasi yang bersih dan pendidikan. Sebagai ayah juga perlu memberikan perhatian dan dukungan lebih sejak anak masih dalam kandungan hingga tumbuh dewasa.