Program MBG Tersendat di Tasifeto Timur, Pihak Sekolah Berharap Pemerintah Bertindak Cepat

  • Oct 25, 2025
  • Katharina Ikun Leto

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah di wilayah Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, untuk sementara tidak dapat dilanjutkan. Hal tersebut disebabkan adanya hambatan administrasi dan pencairan dana dari pusat, sebagaimana diumumkan melalui surat resmi Badan Gizi Nasional yang dikeluarkan SPPG Tasifeto Timur.

Surat bernomor 010/Pemberitahuan/SPPGTASTIM/X/2025 tertanggal 20 Oktober 2025 menyebutkan bahwa masalah administratif masih dalam proses penyelesaian. Akibatnya, sekolah-sekolah penerima manfaat harus menghentikan sementara kegiatan penyediaan makanan kepada siswa.

Kepala SPPG Tasifeto Timur, Maximilian Un, menyatakan melalui surat itu bahwa pihaknya menyampaikan permohonan maaf serta meminta sekolah tetap tenang sambil menunggu penyelesaian proses pencairan dana tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan BGN terus dilakukan.

Program ini bukan hanya menyediakan makanan bagi siswa, tetapi juga menjadi intervensi kesehatan yang bertujuan menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas belajar anak. Karena itu, penundaan distribusi menimbulkan kekhawatiran di sekolah-sekolah.

Para kepala sekolah menuturkan bahwa program MBG sangat membantu anak-anak yang datang ke sekolah tanpa sarapan. Dengan terhentinya sementara program tersebut, sejumlah sekolah melakukan langkah alternatif agar siswa tetap mendapatkan asupan, meski sangat terbatas.